Provinsi Sumatra Barat patut berbangga dengan kembali terpilihnya Singkarak sebagai jalur tur sepeda internasional dalam perhelatan akbar Tour De Singkarak 2012. Di perayaan tahun keempat kalinya ini, sebanyak 14 kabupaten telah siap menyemarakkan event dunia itu.



“Terakhir kalinya, hanya 4 kabupaten yang bergabung, tapi tahun ini berkembang jadi 14 kabupaten. Ini suatu bukti bahwa tur sepeda ini menjadi ajang yang menjanjikan bagi pariwisata provinsi tersebut,” ujar Sapta Nirwandar, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dalam peluncuran ajang tersebut di Jakarta, kemarin.



Tour De Singkarak 2012 akan berlangsung selama empat hari, yakni 4-10 Juni 2012. Dengan melombakan 7 etape yang berjarak total 854 kilometer. Etape pertama, kabupaten Sawahlunto terpilih sebagai garis start. Etape kedua adalah Muara Sijunjung-Lembah Harau, etape ketiga menjadi milik Payakumbuh – Istana Baso Pagaruyung. Adapun etape keempat menepi pada Sicincin Anai Golf-Bukittinggi , menuju etape kelima di Padang Panjang-Singkarak, etape enam di Pariaman-Painan. Terakhir, etape ketujuh merapat di Padang Circuit Race.



Ada sebanyak 250 pembalap dari 17 negara yang akan merebutkan hadiah senilai Rp 1 miliar. Para pembalap tergabung dalam 18 tim pembalap internasional dan 7 tim nasional. “Tahun ini kami bekerjasama dengan penyelenggara Tour De France dengan harapan ajang ini bisa sama dan sejajar kualitasnya dengan mereka,” ujar Sapta.



Persiapan provinsi sendiri telah pada tahap menyelesaikan infrastruktur perbaikan jalan senilai Rp 40 miliar. “Kan malu kalau ajang internasional tapi jalannya masih bolong-bolong,” katanya. Selain itu, ajang ini sekaligus menjadi jalan promosi Sumatra Barat untuk memasarkan kuliner dan alam kepada tamu asing.



“Ada kuliner rendang yang sudah mendunia dan segera kami berdayakan usaha-usaha mandiri untuk suvenir dan promosi pariwisata,” tutup Sapta. Aguslia

Sumber : Tempo.Co